Siapa yang tak
mengenal Garut. Dari masa ke masa kota ini selalu punya cerita menarik untuk di
telusuri bahkan pada jaman kolonial. Kabupaten yang sempat mendapat label
sebagai daerah tertinggal di tengah zaman yang kian maju ini sejatinya
menyimpan sejuta potensi dan karakteristik yang tidak kalah dengan daerah
lainnya. Selain sebagai salah satu Wilayah penghasil orang pintar, dari Garut
juga telah banyak artis papan atas muncul. Di Garut pula kita banyak melihat
begitu banyak budaya yang menarik orang luar datang ke kota ini untuk melihat
keindahan tempat-tempat wisatanya.
Kabupaten Garut
yang merupakan bagian wilayah provinsi Jawa Barat ini, mempunyai kontur tanah
berbukit yang miring ke selatan dengan dikelilingi oleh gunung-gunung pencakar
langit. Bagian utara merupakan dataran tinggi dan semakin merendah ke arah
selatan hingga akhirnya bertbatasan dengan samudera Indonesia.
Secara
geografis, wilayah Kabupaten Garut terdiri dari dua bagian. Pertama, wilayah utara Garut yang
merupakan zone tengah (zone depresi). Wilayah ini juga merupakan bagian
tenggara Bandung. Wilayah utara merupakan bagian paling selatan dari zone
tengah yang secara morfologis dapat dibagi kembali menjadi dua bagian yang
lebih detil, yakni dataran tinggi dan daerah pegunungan.
Dataran tinggi
terdiri atas Dataran Garut (dengan ketinggian 700 m/dpl), Dataran Leles
(600-650 m/dpl), dan dataran Limbangan (500-550 m/dpl). Semengtara itu daerah
pegunungan terdiri dari tiga deretan yakni deretan gunung-gunung disebelah
barat (Gunung Papandayan, Kendang, Perahu, Rakutak, Guntur, Masigit dan
Mandalagiri), deretan gunung di sebelah timut (Gunung Tilu, Culabadak, Karacak,
Galunggung, Talaga Bodas, dan Sadakeling), selain itu terdapat gunung-gunung
yang seolah BERDIKARI (berdiri di kaki sendiri) yakni Gunung Cikuray, Haruman,
dan Kaledong.
Kedua, wilayah Garut yang merupakan zone
pegunungan selatan (souther montains)
yang miring kearah utara-selatan. Wilayah selatan Garut merupakan bagian timur Pangalengan Section. Batas antara zone
tengah dan zone pegunungan ini adalah escarpment
(tebing curam) yang kemudian tertimbun oleh gunung api muda, di antaranya
dari Papandayan dan Cikuray.
Ada beberapa
puncak yang terdapat di pegunungan bagian selatan. Yakni Puncak Daun (1.603 m),
Puncak Kali (1.430 m), Gunung Mandalagiri (1.813 m), Gunung Kaledong (1.249 m),
Gunung Geder (1.555 m), Gunung Ragas (1.150 m), Gunung Kedang (1.292 m), Gunung
Kasur (903 m), Gunung Lawang (935 m), dan Gunung Batu Surga (134 m).
Wilayah
Kabupaten Garut berbatasan langsung dengan Samudera Indonesia disebelah selatan
dan sebelah timur, utara juga barat berbatasan dengan kabupaten-kabupaten lain
seperti Kabupaten Tasikmalaya di sebelah Timur yang pada jaman dulu bernama
Sukapura. Di sebelah utara berbatasan dengan Kabupaten Sumedang. Sementara, di
sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Bandung dan Cianjur.\
|
Sungai-Sungai
Utama di Kabupaten Garut
A. Sungai yang mengalir ke selatan
B. Sungai yang mengalir ke utara
Cibangbang
Cibereum Gede
Cirukem
Cibulakan
Cikamiri
Cikawedukan
Cikoneng
Cibatu susun
Cimalati
Ciwindu
Cipara
Cipancar
Cipicung
Ciruum
Cikidang
Cianjur
Cirangkong
Cileuleuy
Cidaha
Ciherang
Cipedes
Cihanja
Citamiang
Cihurang
Cigugur
Cinangka
Cisomangke
Cigareugeuy
Cimaragas
Ciharus
Cimungkung
|
Demikianlah Letak Kabupaten Garut secara Geografis yang penulis tulis berdasarkan sumber-sumber yang diyakini bisa dipertanggung jawabkan. Semoga bermanfaat dan menambah konten pengetahuan pembaca. Atau menjadi referensi pembaca untuk kemudian menceritakannya kepada anak cucu dan generasi selanjutnya supaya senantiasa lestari dan menambah wawasan.
Jangan Lupa isi kolom Komentar apabila ada kritik dan saran seputar Artikel diatas.
Terimakasih telah berkunjung dan menyempatkan waktunya

Komentar
Posting Komentar